Babywearing – Mengapa Bayi Merasa Lebih Nyaman Digendong?

Kegiatan menggendong yang dikenal dengan istilah “babywearing” kini semakin digemari di berbagai Negara, sebagai alternatif cara untuk bepergian dan beraktivitas bersama bayi,bahkan hingga anak pra-sekolah. Sebenarnya kebiasaan ini bukanlah hal baru. Manusia sudah melakukan kegiatan menggendong anak sejak ratusan tahun yang lalu. Yang kebanyakan orang tua modern sekarang rasakan, bayi yang digendong terlihat lebih tenang dan lebih nyaman. Sebenarnya apa yang membuat kegiatan menggendong ini begitu nyaman bagi bayi? Mari kita simak bersama artikel dari Anggya berikut ini.

Jangan lupa kunjungi www.anggya.com untuk berbagai produk woven wrap dan jarik tradisional Indonesia!

Ada banyak manfaat dan kenyamanan yang diberikan oleh kegiatan menggendong bagi bayi. Dalam artikel ini, kita akan membahas empat dari banyak manfaat tersebut.

Sensasi di dalam Kandungan

Dengan menggendong, anak akan terdekap erat dekat dengan tubuh kita. Berbeda dengan kebanyakan mamalia, bayi manusia jauh lebih lemah dan bergantung penuh pada orang tuanya dalam bertahan hidup. Pada saat digendong, bayi akan merasakan sensasi nyaman yang serupa dengan keadaan di dalam rahim ibu.

Karena lekat dengan badan kita, bayi akan mendengar suara degup jantung ibu, suara yang ia nikmati semasa hidupnya di dalam Rahim. Bayi akan merasa lebih tenang karena suara ini juga merepresentasikan keadaan aman.

Ayuanan gerakan kita saat berjalan sambil menggendong juga memberikan sensasi yang sama ketika ibu beraktivitas selama bayi masih di dalam kandungan. Jangan heran bila bayi dengan sangat cepat tertidur bila kita menggedongnya, karena ia merasa aman dan nyaman seperti di perut ibu.

Manfaat Kedekatan dengan Tubuh Ibu /Orang Tua

Kebanyakan mamalia memiliki kebutuhan kuat untuk mendapatkan kontak fisik dengan mamalia lain, begitu juga dengan manusia. Kegiatan menggendong bisa dibilang sangat baik dalam memfasilitasi kontak fisik antara orang tua dan bayi (skin to skin contact akan lebih baik) setelah kelahiran. Kontak fisik ini dapat membantu menstabilkan suhu tubuh bayi, mengatur frekuensi napas, denyut jantung bayi, dan berbagai manfaat lain. Perlu diingat bahwa bayi belum memiliki kemampuan mengatur suhu tubuh layaknya manusia dewasa. Riset membuktikan bahwa kehangatan tubuh manusia lain jauh lebih baik dari kehangatan buatan seperti menggunakan selimut atau penghangat ruangan. Detak jantung ibu atau manusia dewasa lain juga akan membantu menenangkan bayi sehingga bisa bernapas lebih tenang dengan denyut jantung yang lebih stabil.

Komunikasi yang Lebih Baik

Bayi belum bisa berkomunikasi dengan kata-kata. Saat merasa tidak nyaman bayi akan menunjukkan ketidaknyamanannya lewat desahan, gerakan, dan bila tidak ditanggapi, dengan tangisan. Dengan menggendong, penggendong akan selalu dekat dan tanggap merespon kebutuhan bayi. Bila dilakukan dengan benar, kegiatan menggendong juga akan memudahkan penggendong untuk melihat keadaan dan wajah bayi untuk memastikan bayi nyaman dan aman (salah satu konsep utama T.I.C.K: In view all time).

Menatap Wajah Ibu

Bayi memiliki penglihatan yang terbatas, yang secara gradual akan membaik. Meskipun tidak melihat dengan baik, semua Ibu pasti sadar bahwa bayinya menatap ibunya dengan pandangan yang berbeda. Ada ketenangan yang berbeda di mata si kecil ketika melihat wajah ibunya dibandingkan melihat benda lain. Sifat ini memang alamiah didesain alam untuk survival.

Karena bayi manusia sangat tergantung pada manusia dewasa, dan dalam hal ini orang tuanya, maka bayi akan lebih merasa tenang ketika ia melihat wajah orang tua, terutama ibu. Dalam keadaan awalnya yang lemah dan dengan penglihatan yang belum baik, menatap wajah yang familiar seperti wajah ibu tidak hanya menenangkan juga menjalin hubungan emosional orang tua dan anak sejak masa dini.

Mengapa Bayi Merasa Lebih Nyaman?

  • Sensasi di dalam Kandungan
  • Manfaat Kedekatan dengan Tubuh Ibu / Orang Tua
  • Komunikasi yang Lebih Baik
  • Menatap Wajah Ibu

Ada banyak manfaat lain yang diberikan oleh kegiatan menggendong. Bukan hal yang aneh bahwa kearifan lokal dan tradisional seperti kegiatan menggendong memiliki banyak manfaat yang akhirnya terbukti secara ilmiah. Nenek moyang kita tahu betul apa yang baik bagi bayi mereka, karena mencintai dan mengasuh bayi adalah insting alamiah semua orang tua, terutama sang ibu.

 

Sumber:

  1. https://babygooroo.com/articles/10-benefits-of-skin-to-skin-contact 
  2. babywearing is best for baby (Mothering Magazine, July 2010)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *